KKL PGSD UPY Hadirkan Pengalaman Belajar Nyata melalui Kunjungan Akademik di Surabaya dan Bali
Pembelajaran bagi calon guru tidak selalu harus berlangsung di dalam ruang kelas. Untuk memperluas pengalaman akademik sekaligus mempertemukan teori dengan realitas pendidikan di lapangan, Program Stu…
oleh Humas UPY

Pembelajaran bagi calon guru tidak selalu harus berlangsung di dalam ruang kelas. Untuk memperluas pengalaman akademik sekaligus mempertemukan teori dengan realitas pendidikan di lapangan, Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas PGRI Yogyakarta (UPY) melaksanakan kegiatan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) dengan mengunjungi sejumlah institusi pendidikan di Surabaya dan Bali.
Kegiatan ini menjadi bagian dari proses pembelajaran mahasiswa untuk mengenal secara langsung beragam praktik penyelenggaraan pendidikan, membangun wawasan akademik, serta memahami dinamika pendidikan dasar dari berbagai perspektif.
Rangkaian KKL diawali di Universitas Negeri Surabaya (UNESA) melalui kegiatan Joint Seminar bersama Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Forum akademik tersebut menjadi ruang bagi mahasiswa dan sivitas akademika UPY dan UNESA untuk saling bertukar wawasan, pengalaman, serta praktik baik dalam penyelenggaraan pendidikan sekolah dasar.
Melalui Joint Seminar, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk memperluas perspektif mengenai perkembangan pendidikan dasar, termasuk berbagai tantangan dan kebutuhan pembelajaran pada era abad ke-21. Interaksi akademik yang terbangun memberikan pengalaman kontekstual bagi mahasiswa untuk memahami bahwa praktik pendidikan dapat memiliki karakteristik dan pendekatan yang beragam sesuai dengan kebutuhan serta lingkungan masing-masing.
Kegiatan bersama UNESA juga menjadi momentum untuk memperkuat hubungan kelembagaan dan jejaring akademik antara UPY dan UNESA. Hubungan tersebut diharapkan dapat terus berkembang melalui berbagai bentuk kolaborasi, baik dalam bidang akademik, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, maupun pengembangan kompetensi mahasiswa.
Setelah menyelesaikan rangkaian kegiatan di Surabaya, rombongan KKL melanjutkan perjalanan menuju Bali. Di Pulau Dewata, mahasiswa PGSD melakukan kunjungan ke sejumlah sekolah dasar (SD) untuk memperoleh gambaran secara langsung mengenai praktik penyelenggaraan pendidikan dasar di lingkungan sekolah.
Kunjungan tersebut memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengamati berbagai aspek pendidikan, mulai dari proses pembelajaran, pengelolaan lingkungan sekolah, budaya sekolah, hingga strategi guru dalam mendukung proses belajar peserta didik.
Bagi mahasiswa PGSD, pengalaman semacam ini menjadi bagian penting dalam membangun pemahaman profesional. Apa yang selama ini dipelajari melalui teori dan diskusi di bangku kuliah dapat dilihat dalam konteks nyata, sehingga mahasiswa memiliki kesempatan untuk menghubungkan pengetahuan akademik dengan berbagai situasi yang dihadapi satuan pendidikan.
Perjumpaan dengan lingkungan sekolah juga mendorong mahasiswa untuk melihat pendidikan secara lebih utuh. Guru tidak hanya berperan sebagai penyampai materi pembelajaran, tetapi juga menjadi bagian dari ekosistem sekolah yang berhubungan dengan peserta didik, lingkungan, budaya sekolah, serta berbagai kebutuhan pendidikan lainnya.
Selain mengunjungi sekolah dasar, rombongan KKL juga melakukan kunjungan ke Dinas Pendidikan Kabupaten Buleleng. Kegiatan ini memberikan pengalaman berbeda bagi mahasiswa karena memperkenalkan penyelenggaraan pendidikan dari perspektif pengelolaan pendidikan pada tingkat pemerintahan daerah.
Dalam kunjungan tersebut, mahasiswa memperoleh wawasan mengenai kebijakan, program, serta berbagai tantangan yang dihadapi dalam penyelenggaraan pendidikan dasar di daerah. Mahasiswa juga mendapatkan gambaran mengenai bagaimana kebijakan pendidikan diterjemahkan ke dalam program dan layanan pendidikan yang mendukung peningkatan mutu sekolah dasar.
Pengalaman tersebut menjadi pelengkap bagi mahasiswa untuk memahami bahwa pendidikan merupakan sebuah sistem yang melibatkan berbagai unsur. Di dalamnya terdapat sekolah dan guru sebagai pelaksana pembelajaran, peserta didik sebagai pusat proses pendidikan, serta pemerintah dan berbagai pemangku kepentingan yang memiliki peran dalam membangun ekosistem pendidikan yang berkualitas.
Rangkaian KKL di Surabaya dan Bali tidak sekadar menjadi kegiatan kunjungan akademik. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi media pembelajaran nyata bagi mahasiswa PGSD UPY untuk mengenali keberagaman praktik pendidikan sekaligus mengembangkan kemampuan berpikir kritis.




Mahasiswa dapat melihat perbedaan karakteristik pengelolaan pendidikan antardaerah, mengamati inovasi yang diterapkan di sekolah, serta memahami berbagai tantangan yang muncul dalam penyelenggaraan pendidikan dasar.
Pengalaman tersebut menjadi penting bagi calon guru sekolah dasar yang kelak akan berhadapan dengan peserta didik dengan karakteristik yang beragam. Kompetensi seorang guru tidak hanya dibangun melalui penguasaan pedagogis, tetapi juga melalui kemampuan beradaptasi, memahami lingkungan satuan pendidikan, membangun komunikasi dan jejaring, serta memiliki wawasan luas mengenai perkembangan dan kebijakan pendidikan.
Melalui KKL ini, mahasiswa diharapkan tidak hanya membawa pulang dokumentasi perjalanan, tetapi juga membawa pengalaman, pengetahuan, dan praktik baik yang dapat direfleksikan kembali dalam proses pembelajaran di kampus.
Bagi Program Studi PGSD UPY, pelaksanaan KKL menjadi bagian dari komitmen untuk menghadirkan pembelajaran yang tidak berhenti pada batas ruang kelas. Interaksi langsung dengan perguruan tinggi, sekolah, dan lembaga pendidikan memberikan pengalaman autentik yang dapat memperkaya proses pendidikan mahasiswa.
Kegiatan ini sekaligus memperkuat jejaring kemitraan dengan berbagai institusi pendidikan. Kolaborasi dan kunjungan akademik menjadi ruang untuk saling belajar serta membuka peluang pengembangan kerja sama yang dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi mahasiswa dan institusi.
Dengan terlaksananya rangkaian KKL di UNESA, sekolah-sekolah dasar di Bali, dan Dinas Pendidikan Kabupaten Buleleng, mahasiswa PGSD UPY diharapkan memperoleh pengalaman akademik dan profesional yang lebih komprehensif.
Pada akhirnya, perjalanan KKL bukan sekadar berpindah tempat untuk belajar. Setiap kunjungan menjadi kesempatan untuk melihat pendidikan dari sudut pandang yang lebih luas, menemukan inspirasi dari praktik di lapangan, serta merefleksikan kembali peran calon guru dalam menjawab tantangan pendidikan.
Melalui pengalaman tersebut, PGSD UPY terus berupaya mempersiapkan calon guru sekolah dasar yang profesional, adaptif, inovatif, berwawasan luas, dan siap berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pendidikan dasar di Indonesia.
